Cerita ini adalah curhat seorang wanita yg di muat di koran berbahasa sunda. nama koran itu "GALURA". anaknya koran "PIKIRAN RAKYAT". kebetulan aja ane baca. ane udah lupa lagi itu koran edisi kapan. pokoknya udah lama banget, gan. tapi ceritanya ane masih inget.

berikut ceritanya, Gan......

##############

Seorang cewe punya 2 temen dekat cowok. sebut aja si A sama si B. dua cowok ini naksir sama si cewe. dua2-nya sama2 PDKT ke cewe ini.

yuk, kita bahas si cowo A....
si cowo A, sering ngajarin filosofi hidup yg sesuai dgn tuntunan agama ke si cewe. si A juga sering menasehati si cewe, ngajarin solat, ngaji, dsb.....dari segi ekonomi, si A bukan orang terpandang. biasa2 aja. malah boleh dibilang pas-pasan. ke kampus aja, kalo ga naek angkot, jalan kaki.
intinya, si A bukan orang terpandang. secara ekonomi, ga menarik. Secara fisik juga ga menarik. postur tubuhnya kurang tinggi. cuma 165 cm.
Tapi dalam hal ketulusan cinta dan keikhlasan hati, si A jagonya.

nah, giliran si B yg kita bahas skrg....
si B kebalikan dari si A. postur tubuhnya oke, bisa dibilang kaya, dan berasal dari keluarga terpandang. si B ini sering ngajak jalan2 si cewe ke mall, belanja baju, sepatu, kosmetik, BEHA, pembalut, dsb.....kalo ngajak makan, maunya ke rostoran terus....ngajak jalan2nya juga pake mobil, Gan....

intinya, si B jor-joran secara materi ke cewe ini, untuk merebut hatinya. nggak kaya si A yg lebih menonjolkan kedewasaan diri dan keikhlasan hati, dalam merebut simpati cewe ini....

setelah PDKT berjalan ckup lama, akhirnya si cewe disuruh milih....mau milih A atau B.....nah, sebenernya si cewe suka/CINTA ke si A.....tapi, gobloknya si cewe ini, dia milih si B....apa alasannya?

alasannya =

* SI COWOK B PUNYA HARTA DAN STATUS KELUARGA YG LEBIH TINGGI DARI SI A

* SI COWOK A BUKAN BERASAL DARI KELUARGA TERPANDANG DAN SECARA FISIK, KURANG MENARIK

nah, akhirnya si cewe kimpoi sama si cowo B. setelah beberapa tahun, si cewe belom juga punya anak. padahal digenjot abis tiap malam. tapi ga hamil2. ternyata, eh ternyata,si cewe mandul.

si cowo B ga terima....sering cekcok sama si cewe, lantaran kecewa ga bisa ngasih dia keturunan. si cewe stres. si B juga stres. akhirnya si B nyari cewe buat dikimpoi lagi. si cewe tambah stres....gara2 dimadu....

akhirnya si cewe nyari2 info tentang si A. katanya mau curhat masalah rumah tangga dia....akhirnya mereka sepakat ketemuan di suatu tempat....

si A sekarang udah sukses besar. kerjanya aja bolak-balik luar negeri. sekarang, secara ekonomi, si A jauh di atas si B....dasar ga tau malu, si cewe ngiler liat perubahan drastis si cowok A....trus ngajak kimpoi sama si A, setelah nanti ia gugat cerai si cowok B....

si cowok A nolak dengan halus....lantaran ga lama lagi dia juga bakalan kimpoi sama cewe pilihannnya....

akhirnya, si ceewe nyesel sendiri.....kenapa dulu dia ga milih si A, yg bener2 dia cintai.....dia malah terbujuk oleh gemerlap harta dunia dan status sosial yg tinggi, sehingga dia rela membohongi dirinya sendiri.....

akibat yg ditanggung sama si cewe cukup berat....suaminya kimpoi lagi, dan dalam waktu dekat dia bakalan diceraikan.....tambah parah lagi bahwa si cewe ini mandul. ga bisa punya anak.....laki2 mana yg sudi kimpoi sama cewe mandul....???

di akhir cerita itu si cewe bilang gini, Gan :

BEGINILAH NASIB SAYA SEKARANG...DICERAIKAN SUAMI, LANTARAN MANDUL....SEKARANG, SIAPA LELAKI YG AKAN MENERIMA KEADAAN KU YG MANDUL BEGINI...??? ITULAH AKIBAT KECEROBOHANKU DULU....TERGODA DENGAN KEMILAU HARTA DAN KEHORMATAN....HINGGA TAK BISA MELIHAT KETULUSAN CINTA YG SEBENARNYA......

Miris banget, gAN,,,,SUeeRR....!!!

Pelajaran dari cerita ini =

--SEBELUM JUJUR KE ORANG LAIN, JUJURLAH PADA DIRIMU SENDIRI. HATI-MU, JANGANLAH KAU DUSTAI. KARENA KAU TAK KAN MAMPU MENDUSTAI HATI/DIRIMU SENDIRI.

--HARTA YG BANYAK DAN STATUS SOSIAL YG TINGGI BUKAN JAMINAN UNTUK BISA HIDUP TENTRAM DAN BAHAGIA

--buat cewe = jangan jadi cewe matre...jgn tertipu sama harta/kehormatan...

--buat cowo = jangan jadi maho....dan jgn tergoda sama penampilan fisik cewe....alangkah baiknya telusuri dulu....luar-dalam....sebelum memutuskan kimpoi sama do'i....

--Ini bukti bahwa Tuhan betul-betul Maha Tahu apa yg terbaik bagi hamba2-Nya. Lelaki baik untuk wanita yg baik.

Gara-gara nikah atas dasar harta

Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada? Apakah kejahatan itu ada?
Apakah Tuhan menciptakan kejahatan?

Seorang Profesor dari sebuah universitas terkenal menantang mahasiswa-mahasiswanya dengan pertanyaan ini,
"Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?".

Seorang mahasiswa dengan berani menjawab, "Betul, Dia yang menciptakan semuanya". "Tuhan menciptakan semuanya?" Tanya professor sekali lagi. "Ya, Pak, semuanya" kata mahasiswa tersebut.

Profesor itu menjawab, "Jika Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan menciptakan Kejahatan. Karena kejahatan itu ada, dan menurut prinsip kita bahwa pekerjaan kita menjelaskan siapa kita, jadi kita bisa berasumsi bahwa Tuhan itu adalah kejahatan."

Mahasiswa itu terdiam dan tidak bisa menjawab hipotesis professor tersebut. Profesor itu merasa menang dan menyombongkan diri bahwa sekali lagi dia telah membuktikan kalau agama itu adalah sebuah mitos.

Mahasiswa lain mengangkat tangan dan berkata, "Profesor, boleh saya bertanya sesuatu?"

"Tentu saja," jawab si Profesor

Mahasiswa itu berdiri dan bertanya, "Profesor, apakah dingin itu ada?"
"Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja dingin itu ada. Kamu tidak pernah
sakit flu?" Tanya si professor diiringi tawa mahasiswa lainnya.

Mahasiswa itu menjawab, "Kenyataannya, Pak, dingin itu tidak ada.
Menurut hukum fisika, yang kita anggap dingin itu adalah ketiadaan panas.
Suhu -460F adalah ketiadaan panas sama sekali. Dan semua partikel menjadi
diam dan tidak bisa bereaksi pada suhu tersebut. Kita menciptakan kata
dingin untuk mendeskripsikan ketiadaan panas.

Mahasiswa itu melanjutkan, "Profesor, apakah gelap itu ada?" Profesor itu menjawab, "Tentu saja itu ada."

Mahasiswa
itu menjawab, "Sekali lagi anda salah, Pak.Gelap itu juga tidak ada.
Gelap adalah keadaan dimana tidak ada cahaya. Cahaya bisa kita
pelajari, gelap tidak. Kita bisa menggunakan prisma Newton untuk
memecahkan cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari berbagai
panjang gelombang setiap warna. Tapi Anda tidak bisa mengukur gelap.
Seberapa gelap suatu ruangan diukur dengan berapa intensitas cahaya di
ruangan tersebut.
Kata gelap dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan cahaya."

Akhirnya mahasiswa itu bertanya, "Profesor, apakah kejahatan itu ada?"

Dengan bimbang professor itu menjawab, "Tentu saja, seperti yang telah
kukatakan sebelumnya. Kita melihat setiap hari di Koran dan TV. Banyak
perkara kriminal dan kekerasan di antara manusia. Perkara-perkara tersebut
adalah manifestasi dari kejahatan."

Terhadap pernyataan ini mahasiswa itu menjawab, "Sekali lagi Anda salah,
Pak. Kajahatan itu tidak ada. Kejahatan adalah ketiadaan Tuhan. Seperti
dingin atau gelap, kajahatan adalah kata yang dipakai manusia untuk
mendeskripsikan ketiadaan Tuhan. Tuhan tidak menciptakan kajahatan.
Kajahatan adalah hasil dari tidak adanya kasih Tuhan dihati manusia.
Seperti dingin yang timbul dari ketiadaan panas dan gelap yang timbul dari
ketiadaan cahaya."

Profesor itu terdiam.

Nama mahasiswa itu adalah Albert Einstein.

Apakah Kejahatan Itu Ada?

Adapun terjadinya peristiwa Israk dan Mikraj adalah kerana bumi merasa bangga dengan langit. Berkata dia kepada langit, "Hai langit, aku lebih baik dari kamu kerana Allah S.W.T. telah menghiaskan aku dengan berbagai-bagai negara, beberapa laut, sungai-sungai, tanam-anaman, beberapa gunung dan lain-lain."
Berkata langit, "Hai bumi, aku juga lebih elok dari kamu kerana matahari, bulan, bintang-bintang, beberapa falah, buruj, 'arasy, kursi dan syurga ada padaku."
Berkata bumi, "Hai langit, ditempatku ada rumah yang dikunjungi dan untuk bertawaf para nabi, para utusan dan arwah para wali dan solihin (orang-orang yang baik)."

Bumi berkata lagi, "Hai langit, sesungguhnya pemimpin para nabi dan utusan bahkan sebagai penutup para nabi dan kekasih Allah seru sekalian alam, seutama-utamanya segala yang wujud serta kepadanya penghormatan yang paling sempurna itu tinggal di tempatku. Dan dia menjalankan syari'atnya juga di tempatku."
Langit tidak dapat berkata apa-apa, apabila bumi berkata demikian. Langit mendiamkan diri dan dia mengadap Allah S.W.T dengan berkata, "Ya Allah, Engkau telah mengabulkan permintaan orang yang tertimpa bahaya, apabila mereka berdoa kepada Engkau. Aku tidak dapat menjawab soalan bumi, oleh itu aku minta kepada-Mu ya Allah supaya Muhammad Engkau dinaikkan kepadaku (langit) sehingga aku menjadi mulia dengan kebagusannya dan berbangga."

Lalu Allah S.W.T mengabulkan permintaan langit, kemudian Allah S.W.T memberi wahyu kepada Jibrail A.S pada malam tanggal 27 Rejab, "Janganlah engkau (Jibrail) bertasbih pada malam ini dan engkau 'Izrail jangan engkau mencabut nyawa pada malam ini."
Jibrail A.S. bertanya, " Ya Allah, apakah kiamat telah sampai?"
Allah S.W.T berfirman, maksudnya, "Tidak, wahai Jibrail. Tetapi pergilah engkau ke Syurga dan ambillah buraq dan terus pergi kepada Muhammad dengan buraq itu."
Kemudian Jibrail A.S. pun pergi dan dia melihat 40,000 buraq sedang bersenang-lenang di taman Syurga dan di wajah masing-masing terdapat nama Muhammad. Di antara 40,000 buraq itu, Jibrail A.S. terpandang pada seekor buraq yang sedang menangis bercucuran air matanya. Jibrail A.S. menghampiri buraq itu lalu bertanya, "Mengapa engkau menangis, ya buraq?"

Berkata buraq, "Ya Jibrail, sesungguhnya aku telah mendengar nama Muhammad sejak 40 tahun, maka pemilik nama itu telah tertanam dalam hatiku dan aku sesudah itu menjadi rindu kepadanya dan aku tidak mahu makan dan minum lagi. Aku laksana dibakar oleh api kerinduan."
Berkata Jibrail A.S., "Aku akan menyampaikan engkau kepada orang yang engkau rindukan itu."
Kemudian Jibrail A.S. memakaikan pelana dan kekang kepada buraq itu dan membawanya kepada Nabi Muhammad S.A.W. Wallahu'alam.

Buraq yang diceritakan inilah yang membawa Rasulullah S.A.W dalam perjalanan Israk dan Mikraj.

Kisah Bumi Dan Langit

Pada suatu malam Budi, seorang eksekutif sukses, seperti biasanya sibuk memperhatikan berkas-berkas pekerjaan kantor yang dibawanya pulang ke rumah, karena keesokan harinya ada rapat umum yang sangat penting dengan para pemegang saham. Ketika ia sedang asyik menyeleksi dokumen kantor tersebut, Putrinya Jessica datang mendekatinya, berdiri tepat disampingnya, sambil memegang buku cerita baru.

Buku itu bergambar seorang peri kecil yang imut, sangat menarik perhatian Jessica,

“Pa liat”!

Jessica berusaha menarik perhatian ayahnya. Budi menengok ke arahnya, sambil menurunkan kacamatanya, kalimat yang keluar hanyalah kalimat basa-basi

“Wah,. buku baru ya Jes?”,

“Ya papa”

Jessica berseri-seri karena merasa ada tanggapan dari ayahnya.

“Bacain Jessi dong Pa”

pinta Jessica lembut, “Wah papa sedang sibuk sekali, jangan sekarang deh” sanggah Budi dengan cepat. Lalu ia segera mengalihkan perhatiannya pada kertas-kertas yang berserakkan didepannya, dengan serius.Jessica bengong sejenak, namun ia belum menyerah. Dengan suara lembut dan sedikit manja ia kembali merayu

“pa, mama bilang papa mau baca untuk Jessi”

Budi mulai agak kesal,

“Jes papa sibuk, sekarang Jessi suruh mama baca ya”

“Pa, mama cibuk terus, papa liat gambarnya lucu-lucu”,

“Lain kali Jessica, sana!

papa lagi banyak kerjaan” Budi berusaha memusatkan perhatiannya pada lembar-lembar kertas tadi, menit demi menit berlalu, Jessica menarik nafas panjang dan tetap disitu, berdiri ditempatnya penuh harap, dan tiba-tiba ia mulai lagi.

“Pa,.. gambarnya bagus, papa pasti suka”,
“Jessica, PAPA BILANG, LAIN KALI!!”

kata Budi membentaknya dengan keras, Kali ini Budi berhasil, semangat Jessica kecil terkulai, hampir menangis, matanya berkaca-kaca dan ia bergeser menjauhi ayahnya

“Iya pa,. lain kali ya pa?”

Ia masih sempat mendekati ayahnya dan sambil menyentuh lembut tangan ayahnya ia menaruh buku cerita di pangkuan sang Ayah.

“Pa kalau papa ada waktu, papa baca keras-keras ya pa, supaya Jessica bisa denger”. Hari demi hari telah berlalu, tanpa terasa dua pekan telah berlalu namun permintaan Jessica kecil tidak pernah terpenuhi, buku cerita Peri Imut, belum pernah dibacakan bagi dirinya. Hingga suatu sore terdengar suara hentakan keras

“Buukk!!”

beberapa tetangga melaporkan dengan histeris bahwa Jessica kecil terlindas kendaraan seorang pemuda mabuk yang melajukan kendaraannya dengan kencang didepan rumah Budi. Tubuh Jessica mungil terhentak beberapa meter, dalam keadaan yang begitu panik ambulance didatangkan secepatnya, selama perjalanan menuju rumah sakit, Jessica kecil sempat berkata dengan begitu lirih

“Jessi takut Pa, Jessi takut Ma, Jessi sayang papa mama”

darah segar terus keluar dari mulutnya hingga ia tidak tertolong lagi ketika sesampainya di rumah sakit terdekat. Kejadian hari itu begitu mengguncangkan hati nurani Budi, Tidak ada lagi waktu tersisa untuk memenuhi sebuah janji. Kini yang ada hanyalah penyesalan. Permintaan sang buah hati yang sangat sederhana,.. pun tidak terpenuhi. Masih segar terbayang dalam ingatan budi tangan mungil anaknya yang memohon kepadanya untuk membacakan sebuah cerita,kini sentuhan itu terasa sangat berarti sekali,

“,…papa baca keras-keras ya Pa, supaya Jessica bisa denger”

kata-kata Jessi terngiang-ngiang kembali. Sore itu setelah segalanya telah berlalu, yang tersisa
hanya keheningan dan kesunyian hati, canda dan riang Jessica kecil tidak akan terdengar lagi, Budi mulai membuka buku cerita peri imut yang diambilnya perlahan dari onggokan mainan Jessica di pojok ruangan. Bukunya sudah tidak baru lagi, sampulnya sudah usang dan koyak. Beberapa coretan tak berbentuk menghiasi lembar-lembar halamannya seperti sebuah kenangan indah dari Jessica kecil. Budi menguatkan hati, dengan mata yang berkaca-kaca ia membuka halaman pertama dan membacanya dengan sura keras, tampak sekali ia berusaha membacanya dengan keras, Ia terus membacanya dengan keras-keras halaman demi halaman, dengan berlinang air mata.

“Jessi dengar papa baca ya”

selang beberapa kata,.. hatinya memohon lagi
“Jessi papa mohon ampun nak”
“papa sayang Jessi”

Seakan setiap kata dalam bacaan itu begitu menggores lubuk hatinya, tak kuasa menahan
itu Budi bersujud dan menangis,..memohon satu kesempatan lagi untuk mencintai.

Seseorang yang mengasihi selalu mengalikan kesenangan dan membagi kesedihan kita, Ia selalu memberi PERHATIAN kepada kita karena ia peduli kepada kita.

ADAKAH “PERHATIAN TERBAIK” ITU BEGITU MAHAL BAGI MEREKA ? BERILAH “PERHATIAN TERBAIK” WALAUPUN ITU HANYA SEKALI Bukankah Kesempatan untuk memberi perhatian kepada orang-orang yang kita cintai itu sangat berharga ?

DO IT NOW Berilah “PERHATIAN TERBAIK” bagi mereka yang kita cintai.

LAKUKAN SEKARANG!! KARENA HANYA ADA SATU KESEMPATAN UNTUK MEMPERHATIKAN DENGAN HATI KITA

Maafkan Papa, Anaku Sayang...

" ISTRIKU BUKAN MANTAN PACARKU"
Panggil saja saya Ikhwan, biar lebih akrab.

Usia saya, emhhh. Ah, sudahlah teman-teman tidak perlu tahu berapa usia saya sekarang. Yang jelas sejak lama saya sudah berniat berumah tangga.

Alhamdulillah. Akhirnya saya menikah juga. Setelah penantian panjang menyendiri, meski pun lantunan do’a selalu terpanjat disetiap ba’da shalat, dan ikhtiar yang tak mengenal le lah. Dulu salah satu teman saya, ada yang pernah bilang “Istriku adalah mantan pacarku.”
Tetapi tidak bagi saya. Karena saya menikah tanpa pacaran.

Sungguh sesuatu yang tak lumrah pada masyarakat umumnya, terkesan aneh bin ajaib. Sehingga saudara dan tetangga pada bertanya, “Ketemu dimana, kok acaranya mendadak banget?” Tak ada yang saya jawab satu pun pertanyaan mereka. Di rumah, saya memang tak banyak bergaul dengan anak-anak remaja lainnya, saya lebih suka diam di rumah. Jadi menurut mereka, mana mungkin saya buru-buru mendapatkan pendamping hidup. Ungkapan itu pun pernah keluar dari bibir bapak saya sendiri, tapi saya santai saja karena saya ingin menikah tanpa pacaran. Dan itu kini terjadi, saya menikah dengan orang yang sama sekali tidak saya kenal sebelumnya,hanya pekenalan lewat ta'aruf, tapi mudah-mudahan berkah. Aamiin.

Karena proses yang terbilang sangat singkat, tanpa ada komunikasi antara saya dengan calon istri. Akhirnya setelah resmi menikah, istri saya bingung ketika akan membuatkan minuman untuk sarapan pagi. Dia tidak tahu apa yangsaya sukai atau yang biasa saya minum. Apakah Susu, Kopi atau teh manis? Hehe, padahal saya doyan semua.

Akhirnya pada suatu pagi, saya sarapan dengan susu, kopi, lalu teh manis. Saya tersenyum melihat kelakuan istri saya pagi itu. Dan yang lebih lucunya lagi menurut saya, selama kurang lebih satu bulan saya belum bisa tidur berdekatan meskipun satu kamar, kami masih pada malu-malu. Selama itu kami hanya ngobrol-ngobrol selayaknya orang pacaran, meskipun sudah resmi suami-istri.

Subhanallah, seperti itulah yang disebut nikmatnya pacaran setelah menikah. Semua obrolan kami tidak ada yang terkesan basi, semuanya gress. Tumbuh rasa kasih sayang yang masih sangat utuh. Sekalipun kami berpegangan tangan kami tidak merasa risih. Toh kami sudah sah.

Nah, seperti itulah rasanya jika menikah tanpa pacaran. Tidak ada istilah, “Istri saya adalah mantan pacar saya.” Sekarang kita ganti dengan, “Istriku bukan mantan pacarku.”

Istriku Bukan Mantan Pacarku

Jika durian kerap disebut sebagai "King of Fruits", maka gelar "Queen of Fruits" dipegang oleh manggis. Anehnya, manggis kalah tenar dibandingkan mangga, durian, atau buah-buah musiman lainnya.

Pasti ada sebabnya mengapa manggis disebut sebagai "Ratu Buah". Buah yang tumbuh di daerah beriklim subtropis ini kaya akan xanthone, salah satu jenis antioksidan yang paling "super". Bahkan, manggis memiliki lebih dari 40 jenis xanthone. Kandungan xanthone ini paling banyak ditemukan pada kulit manggis yang keras. Seperti yang Anda tahu, antioksidan berfungsi untuk melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan yang diakibatkan oleh radikal bebas.

Selain mengandung antioksidan yang dipercaya mampu memperlambat proses penuaan, manggis juga menyimpan sejumlah nutrisi lainnya, seperti serat, potasium, kalsium, vitamin B1, vitamin B2, zat besi, vitamin C, dan vitamin B6. Dengan berbagai kandungan gizi itu, mengonsumsi jus manggis secara teratur bisa membantu Anda mengatasi berbagai kondisi kesehatan tanpa efek samping, seperti kelelahan, tekanan darah tinggi, diabetes, penyakit jantung, radang sendi, kolesterol serta diare dan problem pencernaan lainnya.

Tidak ada yang bisa memastikan dari mana manggis berasal. Namun, buah ini diyakini merupakan buah asli kepulauan Sunda, gugusan pulau di sebelah barat kepulauan Indonesia. Selain di Indonesia, manggis juga tumbuh di Thailand, Malaysia, dan India bagian selatan. Tanaman ini tidak mampu menoleransi iklim yang lebih dingin sehingga sulit dikembangbiakkan di Eropa dan Amerika. Negara ini lebih banyak mengimpornya dari Thailand atau Indonesia.

Buah ini juga menjadi mahal karena merupakan salah satu buah yang paling sulit tumbuh. Tanahnya harus basah, tapi tidak terlalu basah, juga tidak berpasir atau berlumpur. Kebanyakan pohon tumbuh di hutan hujan, yang di sana kondisinya sudah sempurna. Mereka bahkan mirip tanaman liar di hutan hujan Asia Tenggara. Repotnya lagi, pohon ini butuh 10 tahun untuk berbuah.

Memilih manggis
Kandungan serat yang tinggi pada manggis membuat kita cepat merasa kenyang saat mengonsumsi buah ini. Oleh sebab itu, para pakar kesehatan juga mengatakan, buah ini baik dikonsumsi setelah Anda berolahraga. Ketika Anda butuh memulihkan tenaga dan cairan yang hilang, manggis bisa menjadi jawabannya. Energi yang diperoleh dari manggis bertahan lebih lama daripada yang ditawarkan sumber-sumber artifisial.

Karena seratnya yang tinggi itu pula, manggis sangat mudah dicerna. Manggis juga memiliki daya pembakar lemak yang akan bekerja 24 jam. Kombinasi kedua hal ini akan membantu Anda menurunkan berat badan. Tentu saja hasil itu tak cukup jika kita hanya mengonsumsi banyak buah manggis. Imbangi konsumsi buah tersebut dengan latihan ringan yang rutin. Dengan begitu, Anda akan segera menikmati gaya hidup yang lebih sehat dan lebih aktif.

Bagaimana cara yang baik untuk mengonsumsi buah yang rasanya manis dan asam ini?

Anda bisa menikmati buah ini dalam tiga bentuk: memakannya dalam kondisi segar, menjadikannya jus, atau mengonsumsi yang sudah dikeringkan. Jika mengonsumsinya secara rutin, Anda bisa merasakan manfaat buah ini. Akan lebih baik bila Anda mengonsumsinya sebagai buah segar, yang terbebas dari segala bahan pengawet atau pemanis. Katanya sih, dengan cara ini, Anda akan merasa lebih sehat, lebih muda, dan energik.

Untuk mendapatkan manfaat terbesarnya, pastikan Anda memilih buah yang terbaik. Manggis yang manis, juicy, dan matang akan terasa dari kulitnya yang lentur ketika dipegang. Adapun buah yang kulitnya terasa keras seperti batu artinya belum matang.
(Sumber: Kompas)

Buah Manggis, Antioksidan Asli Indonesia

Andrew melamar pekerjaan sebagai pegawai bagian penjualan di sebuah Toko Serba Ada yang sangat besar. Ketika tes wawancara, Pak Bjo, kepala bagian penjualan, sedang banyak pekerjaan sehingga tidak ingin berlama-lama wawancara.

"Kamu masuk saja besok dan kita lihat ketrampilanmu dalam menjual barang", kata Bjo. Keesokan harinya waktu berlalu sangat lambat bagi Andrew. Ketika jam kerjanya berakhir, dengan semangat dia pergi menemui bosnya di ruangan kantornya.

Bagaimana?. Kamu berhasil menjual barang kepada berapa orang", tanya Pak Bjo.

"Satu", jawab Andrew.

"Satu...???. Semua pegawai di sini biasa menjual kepada 10-20 orang. Berapa nilai transaksinya?"

"Dua setengah milyar rupiah", jawab Andrew.

"Hah, bagaimana mungkin?" tanya Pak Bjo.

"Seorang lelaki setengah baya masuk, kemudian saya menawarinya mata kail. Dia membeli ketiga macam ukuran; kecil, medium dan besar, karena itu dia membutuhkan tiga kail juga. Ketika saya tanya mau ke mana mancingnya, dia bilang di laut, berarti dia butuh perahu boat. Saya bawa dia ke bagian penjualan perahu dan dia memilih boat besar dengan dua mesin. Dia berkata bahwa mobilnya tak akan mampu membawa boat tersebut ke pantai. Jadi saya bawa dia ke bagian penjualan mobil dan dia membeli Deluxe Cruiser model terbaru".

"Gila!. Kamu menjual semua itu kepada orang yang mulanya hanya ingin membeli mata kail?"

"Nggak juga sih, Bos. Pada awalnya dia mau beli pembalut wanita buat istrinya. Lalu saya bilang, "Malam Minggu Anda pasti menyebalkan, kenapa enggak pergi memancing saja?’”

Cerpen bermula dari hal yang kecil